16 Jul 2016

Indonesia bergerak untuk mengisolasi Papua Barat dari MSG,

Indonesia berharap gerakan kemerdekaan Papua Barat tidak akan pernah diberikan keanggotaan penuh kepada Melanesian Spearhead Group (MSG).
Melanesia Spearhead Group ( MSG )
Pemimpin Melanesia diperdebatkan masalah pada hari Kamis di Honiara namun tertunda membuat keputusan sampai September sehingga lebih jelas dapat diberikan tentang kriteria keanggotaan. Perdana Menteri Vanuatu Charlot Salwai katanya "serius menyesal" penangguhan dan telah bersumpah untuk terus berjuang untuk Pembebasan Inggris gerakan Papua Barat (ULMWP). Tapi wakil Menteri Luar Negeri Indonesia Desra percaya percaya MSG tidak akan memberikan keanggotaan penuh untuk "gerakan ULMWP". "partisipasi aktif dan lobi intensif oleh delegasi Indonesia, yang juga termasuk perwakilan dari lima provinsi, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat, telah meyakinkan para pemimpin MSG tidak menerima aplikasi keanggotaan ULMWP ini, "katanya. Bahwa" lobi intensif "dari Jakarta berarti Papua Nugini dan Fiji cenderung untuk mempertahankan oposisi mereka terhadap tawaran ULMWP ini. Kedua negara mengatakan mereka menghormati kedaulatan Indonesia. Insentif Ekonomi Mr Percaya mengatakan wilayah Melanesia berdiri untuk manfaat ekonomi dari hubungan lebih dekat dengan Indonesia. "PDB gabungan dari negara-negara Asia Tenggara adalah US $ 2,6 triliun dengan penduduk sekitar 622 juta orang," dia berkata. "Hampir seperempat miliar penduduk ini hidup di Indonesia, termasuk 11 juta penduduk Melanesia yang kuat." Kata The ULMWP tetap berkomitmen untuk mengamankan keanggotaan penuh dari MSG dan tidak percaya penangguhan berarti Indonesia telah mendapat jalan kata Menteri Luar Negeri Indonesia Desra.

Sementara itu Negara Kepulauan Solomon dan Vanuatu menyatakan akan mendukung upaya United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) untuk menjadi anggota penuh organisasi Melanesian Spearhead Group (MSG). Dukungan itu akan mereka berikan dalam pertemuan MSG di Papua Nugini bulan depan.
Perdana Menteri Kepulauan Solomon Manasseh Sogavare hari Kamis (12/5/2016) mengatakan dia "mengakui adanya keinginan Perdana Menteri Vanuatu untuk mengajukan mosi dalam pertemuan MSG untuk meningkatkan status keanggotaan ULMWP dari status peninjau menjadi status anggota penuh."
"Keputusan anda (PM Vanuatu) untuk mengajukan mosi semacam itu menyentuh hati saya dan mendapat dukungan penuh dari saya," kata PM Manasseh Sogavare dalam pernyataannya.
Dalam pernyataan susulan pada Hari Jumat (13/5/2016) PM Sogavare mengatakan, "Indonesia telah diberikan status keanggotaan associate member pada MSG untuk memungkinkan terjadinya dialog antara Jakarta dengan pemimpin negara-negara MSG terkait isu Papua Barat".
PM Kepulauan Solomon menambahkan bahwa, "Penolakan Indonesia atas permintaan (Sogavare) untuk berdialog telah memberinya alasan yang cukup untuk membawa masalah ini ke MSG, dengan mempertimbangkan bahwa Indonesia telah melanggar sehingga perlu diambil tindakan tegas".
Sumber :http://www.solomonstarnews.com/http://www.solomonstarnews.com/news/national/11095-indonesia-moves-to-isolate-west-papua-from-msg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments System

Disqus Shortname

Full Width CSS