Penelitian penting ini memperkenalkan sejarah dan rakyat Papua Barat, menelusuri asal-usul konflik internasional sekitarnya perjuangan mereka untuk menentukan nasib sendiri setelah Perang Dunia Kedua.
 |
| Foto Latar belakang pada buku pejuangan penentuan nasib sendir bagi papua barat. |
Berdasarkan tiga dekade penelitian lengkap dan memfokuskan perhatian khusus pada referendum palsu dari 1969 - yang Indonesia dijuluki "The Act of Free Choice ', pemilihan dicurangi untuk melegitimasi kekuasaan Indonesia atas Papua Barat - Drooglever menyoroti dampak lanjutan dari ketidakadilan ini.
Daftar beberapa Judul buku perjuangan penentuan nasib sendiri bagi papua barat antara lain :
- Decolonisation and the Right to Self-Determination in West Papua (Pieter Drooglever, 2009)
- The United Nations and the Indonesian Takeover of West Papua (John Saltford, 2002)
- Merdeka & the Morning Star: Civil Resistance in West Papua (Jason Macleod, 2015)
- West Papua and Indonesia since Suharto (Peter King, 2004)
- West Papua: The Obliteration of a People (Carmel Budiardjo and Liem Soei Liong, Tapol, 1988)
- Poisoned Arrows (George Monbiot, 1989/2003).
- The Open Cage : Ordeal of the Irian Jaya Hostages (Daniel Start, 1997).
- Freedom In Entangled Worlds (Eben Kirksey, 2012).
Dan Buku-buku ini di jual melalui Amazon.
Eben Kirksey pertama kali pergi ke Papua Barat pada tahun 1998 sebagai siswa pertukaran. Penelitian
kemudian hari perlawanan Papua Barat kepada penjajah Indonesia dan
kekuatan-kekuatan globalisasi bermetamorfosis ia menemukan
kolaborasi itu, bukan perlawanan, adalah strategi utama gerakan sosial
yang dinamis ini. Menemani aktivis adat untuk Washington, London, dan kantor-kantor
perusahaan minyak raksasa BP, Kirksey melihat bakat kaum revolusioner
'untuk mendapatkan institusi dalam kekuasaan dan membangun koalisi
dengan sekutu tidak mungkin, termasuk banyak orang Indonesia.Memadukan
penelitian etnografi yang luas dengan perumpamaan adat, catatan
sejarah, dan narasi yang menarik dari pengalamannya sendiri, ia
berpendapat bahwa mencari kebebasan di dunia terjerat membutuhkan
negosiasi saling ketergantungan yang kompleks.
 |
| Foto : West Papua Mencari kebebasan hidup sebagai tuan di atas tanah sendiri. |
Tuhan yesus luar biasa buku �� ini
BalasHapusHormat diberi.
BalasHapus