Jemaat GIDI Wilayah Tolikara Gelar KKR
by
Unknown
on
04.43
![]() |
| Logo GIDI |
SuaraDukaNews : Tolikara– Sebanyak 432 orang Jemaat Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Wilayah Tolikara dari 22 Kaliss hadir dalam kegiatan Kebaktian Kebangunan Kohani (KKR).
Kegiatan yang dilakukan BPH Wilayah Tolikara setiap lima tahun sekali ini, mengambil tema Ciptaan Lama Telah Berlalu, Sesungguhnya yang Baru Sudah Datang. “Acara ini bertujuan untuk memperkuat iman, pengharapan, dan kasih tak saja antar sesama umat Nasrani namun juga sesama umat Muslim, Hindu, Budha dan lainnya”, ujar Pendeta Nebo Erelak, Rabu lalu (28/8) dalam acara tersebut.
Menurut dia kegiatan kebangunan rohani ini dapat memupuk kebersamaan antar jemaat. Selain itu, pelayanan tukar mimbar antar Jemaat juga sangat penting dilakukan untuk memberikan penyegaran kepada jemaat dalam melakukan ibadah.
Pendeta Nebo Erelak yang merupakan Kepala Sekolah Alkitab Maranatha bahasa Dani di Kembu/Mamit juga menjelaskan tujuan pendirian organisasi GIDI.
“Ini dibentuk dengan semangat kasih oleh Orang Tua kami Toli kala itu masih dalam kondisi berkoteka. Orang Tua kami membentuk Organisasi GIDI ini dengan dasar kasih,” ujarnya.
Di awal acara tampak Mama Mama Papua berdatangan secara tiba – tiba, muncul mengenakan pakaian sederhana dan berkaki telanjang sambil menari dengan berlari.
Mereka menghampiri ratusan Jemaat GIDI Nanggulime yang berkumpul sore itu di halaman Gereja GIDI Nangguli, menanti kedatangan tiga orang hamba Tuhan asal Kembu/Mamit.
Setelah ibadah yang berlangsung selama 3 hari tersebut, mereka kemudian pulang ke kampung masing – masing melalui jalur darat dan jalur udara dengan pesawat perintis. Ada yang yang berjalan kaki karena belum terhubung akses transportasi.(Derwes Yikwa).
