Tampilkan postingan dengan label Puncak Jaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puncak Jaya. Tampilkan semua postingan

24 Sep 2016

Kontak Senjata kembali terjadi di Puncak Jaya Papua, Dua Prajurit TNI Tertembak

by on 03.29


SuaraDukaNews : Puncak Jaya_Aksi penembakan kembali terjadi di Puncak Jaya Papua, Sabtu 24 September, sekitar pukul 11.00 WIT. Insiden ini diduga dipicu kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). 

Kontak senjata itu – yang terjadi di Kampung Kalisemen Punak Senyum, Distrik Irimuli – mengakibatkan satu warga sipil dan dua anggota TNI tertembak.  Penembakan berawal saat dump truck Kodim 1714 Puncak Jaya dengan nomor 5777-XVII berangkat dari markas Kodim Mulia menuju Puncak Senyum, sekitar pukul 07.30 WIT, untuk mengambil kayu bakar. 
Saat itu, truk berisi sembilan anggota TNI dan dua masyarakat, dipimpin oleh Serka Abu Khosin.  Saat berangkat dan tiba di tujuan, sama sekali belum ada gangguan. Namun, saat kembali ke Mulia dan melintas di Kalisemen, truk tiba-tiba diberondong tembakan dari atas gunung.  Pengemudi menambah kecepatan truk untuk menjauh dari lokasi. 

Namun, dua anggota TNI dan satu warga sipil sempat tertembak. Anggota TNI dari Kodim 1714 yang tertembak adalah Serda Suparman, dengan luka tembak pada bagian kaki betis sebelah kiri, dan Serda Susanto yang mengalami luka di lengan kiri akibat peluru pantul. 

Sedangkan warga sipil atas nama Winingga Tabuni mengalami luka tembak pada bagian dada sebelah kanan hingga tembus belakang.  Juru Bicara Polda Papua, Kombes Patrige Renwarin, membenarkan adanya aksi penembakan itu. "Masih menunggu data lengkap ya," ujarnya singkat.  Sementara itu, pihak Kodam 17 Cenderawasih belum memberikan keterangan resmi. Diduga pelaku adalah kelompok OPM Yambi pimpinan Lekaka Telenggen, yang selama ini kerap menebar teror dengan aksi penembakan.

Sumber: http://www.tabloid-wani.com/2016/09/kontak-senjata-di-papua-dua-prajurit-tni-tertembak.html

15 Sep 2016

Pesawat Turbo Caribou Milik Pemkab Puncak Tiba Dari Amerika

by on 09.12

SuaraDukaNews : PUNCAK (BeritaTrans.com) – Pemerintah Kabupaten Puncak, Papua, membeli pesawat jenis Turbo Caribou dari Amerika Serikat. Pada Kamis, 15 September, pesawat tiba di Kota Ilaga, Kabupaten Puncak.
Bupati Puncak Willem Wandik bersama ribuan masyarakat menyambut kedatangan pesawat yang dapat mengangkut muatan empat ton itu. Pesta adat, tarian, dan parade budaya menyemarakkan sambutan.
Bupati mengatakan pesawat dapat mendarat di landasan yang pendek. Kabupaten Puncak memiliki lapangan terbang dengan landasan hanya sepanjang 600 meter. Kondisi tanahnya juga miring.
Sedianya pesawat tiba dua hari lalu. Namun cuaca curuk menghambat kedatangan pesawat di Ilaga.

Baca Juga : Pesawat Milik Bupat Puncak Willem Wandik Disegel, Dokumen Tak Lengkap.

“Kita berharap pengoperasian pesawat dapat menekan harga kebutuhan pokok masyarakat. Sebab harga kebutuhan masyarakat cukup tinggi karena masalah transportasi,” ungkap Bupati seperti dikutip metrotvnews.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Djuli Mambaya, mengatakan penyediaan pesawat merupakan kebijakan luar biasa. Sebab akses menuju Kabupaten Puncak cukup sulit ditempuh melalui darat.
Pesawat tersebut, kata Djuli, mampu menampung muatan hingga berbobot empat ton. Jadi alat berat maupun kendaraan roda empat yang hendak dibawa ke Puncak tak perlu dibongkar lebih dulu.
“Biasanya untuk memindahkan alat berat harus menggunakan helikopter Kamov. Itupun harus dibongkar lebih dulu,” ungkap Djuli.
Djuli mencontohkan angkutan dari Mimika ke Puncak. Tarif transportasi udara untuk satu kali angkut alat berat yaitu Rp350 juta.
Kalau dibongkar terlebih dulu, proses pengangkutannya bisa tiga kali. Total biayanya melebihi Rp1 miliar.
“Ongkos angkutnya lebih besar dari pada harga alat beratnya,” lanjut Djuli.
Djuli menilai pengoperasian Turbo Caribou milik Pemkab Puncak sangat menghemat anggaran. (lia).
Foto Media Indonesia

Comments System

Disqus Shortname

Full Width CSS