1 Sep 2016

Masih Tinggi, Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Di Kota Jayapura

Lokakarya review pelaksanaan Rancangan Anggaran Daerah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Hotel Sahid Jayapura. – Jubi/ Roy Ratumakin

Jayapura, Jubi – Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP KB) Kota Jayapura, Petronela Anitu mengatakan, kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Jayapura masih tinggi dan penyelesaiannya juga masih minim.
“Penanganan kasusnya perlu serius dengan dibekali sosialisasi budaya dan pengetahuan lainnya, masih banyak kasus yang ditemukan, banyak faktor kekerasan yang sangat kompleks,” katanya pada Lokakarya Review Pelaksanaan Rancangan Anggaran Daerah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (RAD KTPA) di Kota Jayapura, di Hotel Sahid, Kamis (1/9/2016).
Pendidikan kepada perempuan dan anak, katanya, harus melibatkan instansi terkait dalam penguatan, seperti memberikan informasi dan pemahaman yang cukup agar korban seperti pemerkosaan dan KDRT berani untuk melaporkan kejadian yang dialami.
“Ada masalah langsung ke P2TP2A Kota Jayapura atau ke polisi atau lembaga yang menangani kasus perempuan dan anak agar segera ditindaklanjuti untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Dikatakan, faktor kekerasan terhadap perempuan dan anak paling banyak di temukan kekerasan fisik sehingga mempengaruhi kondisi mental dan psikologis korban.
Di tempat yang sama, Lokal Publik Service Specilais USAID Kinerja Kota Jayapura, Anna Manyakori mengatakan, USAID Kinerja mempunyai program untuk membantu Pemerintah Kota Jayapura dan beberapa sektor lainnya dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak.
“Kita lebih mendorong untuk meningkatkan pelayaan publik, bagaimana penanganan kasus perempuan dan anak di kota ini untuk tingkatkan, melatih mereka mengurus alur dan menjaring data untuk melihat penanganannya yang kompleks dalam penyelesaian kasus,” katanya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments System

Disqus Shortname

Full Width CSS