Media terkadang berpihak bahkan menyembunyikan fakta tentang kehidupan manusia di Papua. Betapa ironis dan paradoks kehidupan pemilik ladang emas yang notabene.para pengeruk rakus indoneisa yang berdiri atas nama investor asing.
Bak sebuah pribahasa “ayam mati di lumbung padi”. Begitulah pribahasa yang menggambarkan kehidupan kita orang papua (OAP). Dikenal tapi tidak dipedulikan. Diambil emasnya tapi ditinggalkan hancur pada lingkungan kehidupan. Yang tersisa hanya kerusakan dan kesusahan.
Berita tentang Papua hanya berkisar tentang gunung emas yang dikeruk tiada henti dan euforia politik. Selebihnya promo wisata tentang tanah-tanah surga yang memesona semakin rusak

Tidak ada komentar:
Posting Komentar