25 Jul 2016

Film ‘Kitorang Basudara’ berkisah tentang sulitnya mahasiswa Papua mencari tempat Kos di Jogya.

Tidak menerima kost untuk mahasiswa papua

Film ‘Kitorang Basudara’ besutan Ninndi ini berkisah tentang sulitnya mahasiswa asal Papua mencari tempat kos, di saat asrama mereka yang semakin penuh.di daerah istimewa yogyakarta.
BICARA mengenai warga Papua di Yogyakarta bisa jadi menjadi hal yang cukup sensitif. Namun lewat film pendek, sutradara Ninndi Raras mencoba membaca kota yang banyak dikunjungi oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah ini.
Film ‘Kitorang Basudara’ besutan Ninndi ini berkisah tentang sulitnya mahasiswa asal Papua mencari tempat kos, di saat asrama mereka yang semakin penuh.
Rony (Rony Muyapa) mahasiswa asal Papua sedang berjuang untuk menyelesaikan pendidikannya.
Sementara itu Berto (Migandri Nisthan) adiknya baru saja datang dari Papua dan harus tinggal di asrama untuk sementara waktu, meski tempat tersebut sudah penuh oleh mahasiswa Papualainnya.
Setiap harinya kakak adik tersebut tidak putus asa mencari rumah kos yang tidak mudah untuk menerima mereka.
Di sepanjang pencarian tersebut Berto terus mencoba memahami penolakan para pemilik rumah kos tersebut.
Melalui celah dan benturan budaya yang terjadi, tak ayal sering terjadi masalah yang mengarah pada isu rasialisme, dan prasangka yang menyebabkan kecanggungan.
Baca Juga : 

MAHASISWA PAPUA SUSAH DAPAT TEMPAT KOST DI YOGYAKARTA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments System

Disqus Shortname

Full Width CSS