16 Jul 2016

DPR Papua "Kami tidak Terima di Sebutan Monyet, Kami akan ke jogja.

DPR Papua akan Segera ke Yogyakarta, "Kami tidak Terima Sebutan Monyet.
Foto : angota DPRD Papua
Sejak Jumat (15/7/2016) pagi, asrama mahasiswa Papua Kamasan I di jalan Kusumanegara, Yogyakarta, dikepung oleh ratusan aparat kepolisian dan ormas.


DPRD Papua Menanggapi tindakan represif berbasis Diskriminasi dan Rasis terhadap mahasiswa Papua di Yogyakarta, DPR provinsi Papua selaku Dewan Perwakilan Rakyat di kabarkan akan segera turun ke Jogja untuk mempertanyakan langsung kepada pihak kepolisian dan ormas yang telah mengepung asrama mahsiswa Papua Kamasan I tersebut.

Laurenzuz Kadepa, anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) PAPUA, Rakyat PAPUA semakin jelas dan semakin sulit untuk percaya Indonesia sebagai negara demokrasi, jika Pengamanan aparat kepada rakyat yg ada di PAPUA dalam menyampaikan pendapat dibuka umum. Polisi seharusnya kedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Bukan kedepankan kekerasan dan represif,
PELANGARAN HAM TERHADAP MAHASISWA PAPUA DI JOGJA
PELANGARAN HAM TERHADAP MAHASISWA PAPUA DI JOGJA.

Hal seperti ini sering terjadi di papua Baca juga : 

Di mata Aparat kolonial indonesia, Orang papua adalah Hama yang harus dibasmi dari bumi.


Kami Orang papua mungkin binatang di matamu. Entah bagaimana kami, selama nyawa masih berhembus, kami akan terus melawan. Demi satu hal pasti: kelak  kami akan dihargai sebagai manusia yang setara di bumi ini.





2 komentar:

  1. Aparat dan ormas kaya LOCO PUKI !

    BalasHapus
  2. Papua trada monyet.. monyet itu ada di jawa berarti dorang turunan monyet.
    orang papua tra pernah rakus tanah orang (tanah jawa). monyet2 dari jawa yg rakus tanah papua...

    BalasHapus

Comments System

Disqus Shortname

Full Width CSS